Dahulu
Dahulu Dahulu kala tepat di tempat ini, aku yang dulu bukanlah sebagai orang yang berdiri sekarang ditempat ini. Aku hanyalah orang yang hanya bisa duduk dipinggir jalan sembari menjual berbagai macam minuman segar yang sebagian orang membutuhkannya. Pergi pagi pulangpun hampir malam sudah menjadi rutinitasku sehari-hari, jam makan tidak tentu bahkan seharipun dulu pernah tidak makan, pemasukan uang yang tidak tentu setiap harinya dulu membuatku merasa menjadi orang yang tersiksa dengan hidup. Namun lihatlah diriku sekarang yang jauh amat berbeda dari versiku yang dahulu. Aku telah bisa merubah nasibku menjadi orang yang lebih dari aku dulu. Dan ketika aku melihat sebuah gerobak minuman itu aku terbayang dengan nasibku dulu, aku memandang orang yang berjualan itu, ia sama sepertiku, merasakan panasnya dipinggir jalan, polusi udara yang membahayakan, letih. Aku mencoba menghampiri dan membeli minumannya, jujur saja itu rasanya sangat sakit .